PANTAI BANDEALIT

April 16, 2008

PANTAI BANDEALIT
Pantai Bandealit merupakan pantai yang terletak di kawasan Taman Nasional Meru Betiri yang indah panorama alamnya. Pantai ini terletak di sebelah selatan kota Jember, tepatnya 35 km dari pusat kota. Pantai yang bersebelahan dengan Pantai Sukamade (Pantai Tempat Penangkaran Penyu) dikenal akan tenangnya ombak yang berpadu dengan keindahan flora. Pantai Bandealit sangat cocok bagi pengunjung yang menyenangi olahraga alam karena medan menuju ke pantai cenderung menantang. Di Bandealit para pengunjung dapat melakukan kegiatan lintas alam, memancing dan selancar angin.


PANTAI PUGER

April 16, 2008

PANTAI PUGER
Pantai Puger 36 km Barat Laut Kota Jember disamping sebagai tempat pelelangan ikan juga sebagai tempat wisata karena alamnya yang indah. Wisatawan berkunjung ke Pantai Puger selain menikmati keindahan panorama alamnya, juga dapat berperahu menyusur pantai. Di Pantai Puger inilah setiap tahun diadakan acara “Larung Sesaji” sebagai rasa syukur kepada Tuhan atas rezeki yang diberikan. Bersebelahan dengan Pantai Puger, terdapat pantai yang juga menarik yaitu Pantai Kucur. Di Pantai Kucur wisatawan dapat menemukan kawanan kera merah yang selalu bergerombol dan suka bercanda dengan para wisatawan apalagi bila melihat wisatawan membawa buah-buahan atau makanan. Konon menurut cerita rakyat kera-kera itu akan membawa malapetaka apabila ada pengunjung berani menyakitinya apalagi sampai membunuhnya.


PANTAI PASEBAN

April 16, 2008

PANTAI PASEBAN
Pantai Paseban terletak 52 km kearah Barat Laut Kota Jember. Di pantai ini para wisatawan dapat menikmati deburan ombak laut selatan yang penuh dengan mitos. Hamparan pasir yang luas membentang memberi keasikan tersendiri bagi wisatawan yang menyusurinya. Di Pantai Paseban wisatawan dapat menikmati mandi laut mengingat ombaknya yang tenang dan landai nan teratur sehingga tidak membahayakan.
Disamping mandi para wisatawan dapat pula berjemur khususnya wisatawan mancanegara.
Pantai Paseban disamping indah pemandangan lautnya juga dijadikan tempat nyadran oleh penduduk setempat terutama pada bulan Syuro dan hari-hari tertentu. Sedang bagi pecinta olahraga, Pantai Paseban juga dijadikan areal Bola Volli Pantai.


PANTAI PAPUMA

April 16, 2008

PANTAI PAPUMA
Selain Pantai Watu Ulo, pantai yang juga menarik untuk dikunjungi adalah Pantai Pasir Putih Malikan (PAPUMA) yang letaknya bersebelahan dengan Pantai Watu Ulo. Sepanjang Pantai Papuma terbentang pasir putih yang indah dipandang dan nyaman diinjak karena terasa empuk dan lembut. Papuma sering dijadikan tempat berjemur oleh Wisatawan Mancanegara. Disamping keindahan alamnya, Pantai Papuma juga kaya akan fauna seperti Biawak, Ayam Alas, burung-burung dengan ragam jenisnya, Babi Hutan, Rusa, Landak dan Trenggiling.
Untuk lebih menambah kesempurnaan dalam menikmati panorama alam, di Papuma disediakan penginapan dan rumah makan yang menyediakan makanan Indonesia dan makanan Ikan Bakar Khas Papuma.

• LOKASI : Desa Lojejer Kecamatan Wuluhan (Sebelah Barat Wisata Watu Ulo)
• JARAK TEMPUH KE LOKASI : ± 45 Km dari Kota Jember
• SUHU UDARA : rata–rata 25°C – 32°C

DAYA TARIK
- PANORAMA ALAM keindahan alam Pantai Papuma dengan perpaduan antara hutan, laut, dan gugusan pulau Dewa (Krisna, Nada, dan Bathara guru)
- PASIR PUTIH: merupakan daya tarik bagi wisatawan dan kebiasaan para wisatawan mancanegara pada musim panas adalah berjemur di pasir putih ini
- SITI HINGGIL: dari lokasi Siti Hinggil yang berada pada ketinggian 100m/dpl, wisatawan dapat menikmati keindahan laut selatan dan Pulau Nusa Barong
- GUA LAWA: mempunyai kedalaman + 30 m yang dapat dicapai pada saat air laut surut (menurut legenda, lokasi ini merupakan tempat bersemayam Putri Penguasa Laut Selatan ”Dewi Sri Wulan” dan tempat bertapa Kyai Mataram)

FASILITAS
- Jalan Aspal
- Areal Parkir
- Jalan Lintas dan Pendakian
- Tempat Istirahat/Balairung
- Bumi Perkemahan
- Kios Makanan
- Kios Souvenir
- Shelter
- Gazebo
- Playground
- MCK
- Listrik/Air
- Musholla
- Telepon Umum

TRANSPORTASI
Dapat menggunakan segala jenis kendaraan (roda dua dan empat) karena jalan menuju lokasi beraspal hotmixed.
Harga Tiket
Dewasa Rp. 3.000,-
Anak-2 Rp. 2.000,-
Motor Rp. 500,-
Mobil Rp. 3.000,-


PANTAI WATU ULO

April 16, 2008
PANTAI WATU ULO
Kearah selatan kota Jember di gugusan Samudera Indonesia terdapat pantai yang indah panorama alamnya yaitu Pantai Watu Ulo terletak ± 45 Km dari kota Jember. Untuk menuju ke Pantai watu Ulo bisa ditempuh dengan segala macam kendaraan. Disebut Watu Ulo karena di pantai itu ada sebuah batu panjang berbentuk ular (Jw. Ulo) dengan penuh sisik. Menurut cerita rakyat dikatakan bahwa pada jaman dahulu kala ada sebuah ular yang sedang bertapa di pantai itu. Setelah terkabul permohonannya kepada Yang Maha Kuasa maka berwujudlah ia menjadi sebuah batu yang persis seekor ular dengan kepalanya menjulur ke laut, sedang badannya berada di daratan.
Pada jaman pendudukan Jepang, pegunungan di sekitar Pantai Watu Ulo dijadikan benteng pertahanan dan pengintaian bala serdadu musuh yang mau menyusup daratan melalui pantai. Benteng Jepang yang berjumlah lima buah tersebut oleh masyarakat setempat disebut sebagai Goa Jepang dan merupakan salah satu lokasi wisata yang menarik untuk dikunjungi.
Disamping Goa Jepang, di sebelah Watu Ulo ada sebuah Goa Lawa (Goa Kelelawar) yang dihuni ratusan ribu kelelawar. Goa ini bisa dimasuki oleh pengunjung dengan menyusuri dan melewati pantai berpasir. Karena tempatnya yang sunyi dari keramaian, goa ini sering dijadikan tempat bermeditasi bagi orang-orang tertentu, apalagi mengingat goa ini mempunyai kedalaman 100 m.DAYA TARIK
- BATU ULAR merupakan batu memanjang di pesisir pantai yang sekilas mirip ular
- PANORAMA ALAM keindahan pantai dengan gugusan karang di tengah laut yangmerupakan ciri khas Pantai Watu Ulo
- PEKAN RAYA WATU ULO diselenggarakan pada tiap 1 Syawal s/d 10 Ayawal (lebaran) yng merupakan acara tradisi dalam rangka memberikan hiburan untuk masyarakat
- LARUNG SESAJI PANTAI WATU ULO diselenggarakan pada tanggal 7 Syawal (hari Raya ketupat) dengan maksud sebagai rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas limpahan rezeki yang diberikan kepada para nelayan khususnya dan masyarakat Sumberrejo pada umumnya.

FASILITAS
- Playground (Taman Bermain)
- Camping Ground(Areal Berkemah)
- Souvenir Shop (Kios Souvernir)
- Warung Makanan Dan Minuman
- Kantor UPTD
- Musholla
- MCK
- Tempat Parkir
- Jalan Hotmixed
- Telepon Umum
- Listrik / Air

TRANSPORTASI
Dapat mengunakan segala jenis kendaraan ( roda dua dan empat) karena menuju lokasi beraspal hotmixed.

TIKET MASUK
Dewasa Rp. 3.000,-
Anak-2 Rp. 2.000,-
Motor Rp. 500,-
Mobil Rp. 3.000,-


Ngawi Map

April 16, 2008


Wisata di Ngawi

April 7, 2008

A. Wisata Alam :

1. 1. Waduk Pondok
Keindahan alam yang masih alami menjadikan daya tarik tersendiri sebagai obyek wisata alam . Dengan kemampuan menampung air sampai dengan 29.000.000 meter kubik menjadikan obyek ini seperti hamparan air yang mempesona, dengan latar belakang hutan dan kawasan perbukitan . Aneka macam ikan tawar seperti gurame, tombro , patin dan bandeng menjadikan hobby memancing lebih menantang di tempat ini, dengan menyewa perahu milik penduduk setempat , pendatang bisa diantar ke lokasi pemancingan yang strategis .

2.Taman Rekreasi dan Pemandian Tawun
Kolam renang yang sumber mata airnya ( sendang ) berdekatan dan adanya habitat kura – kura ( bulus ) menjajikan pesona yang indah untuk kolam renang Tawun . Hanya berjarak 7 Km ke arah Timur dari kota Ngawi , tempat ini bisa dijadikan alternatif wisata alam .

B. Wana Wisata

1.Monumen Suryo
Patung Gubernur Jawa Timur I yang menjadi korban keganasan PKI tahun 1948 menjadi ciri khas monumen ini . Terletak di jalur Ngawi – Solo Km 19 sangat memudahkan akses ke tempat tujuan wisata . Pasar burung , cindera mata dari bahan kayu , seni ukir dari gembol kayu jati , menjadi daya tarik tersendiri sebagai tempat tujuan wisata .

2.Perkebunan Teh dan Bumi Perkemahan Jamus
Terletak di lereng Gunung Lawu sebelah utara tepatnya di desa Girikerto , Kecamatan Sine sangat mudah dijangkau dari Kota Ngawi . Perkebunan yang hijau , taman peristirahatan , kolam renang bagi anak – anak dan bumi perkemahan sering digunakan pelajar , mahasiswa dan masyarakat umum untuk berbagai kegiatan .

3. Air Terjun Srambang
Ketinggian air terjun sampai 40 m menjadikan tempat ini layak dikunjungi sebagi tempat wisata alam di Ngawi . Kondisinya yang masih alami dan tersedia juag bumi perkemahan dan suasana alam yang natural sangat cocok sebagai wisata alam .

4. Bumi Perkemahan Selondo
Kegiatan Out Bond seperti rock climbing , halang rintang , bumi perkemahan bisa diadakan di kawasan ini. Hal ini didukung keindahan alam yang asri ada di kawasan ini , hawa sejuk , hutan yang rindang dan tebing – tebing yang terjal . Desa Ngrayudan Kecamatan Jogorogo berada di sebelah utara Lereng Gunung Lawu .

C. Wisata Sejarah , Legenda dan Spiritual

1. Museum Trinil
Bisa dikatakan bahwa wisata ke tempat ini adalah wisata Ilmu Pengetahuan , karena di museum inilah disimpan fosil manusia kera berjalan tegak yang ditemukan Eugene Dubois , yang dikenal dengan nama Phitecantropus Erectus . Ditemukan juga fosil Banteng dan Gajah purba yang sangat berguna bagi penelitian dan pendidikan khususnya dibidang sejarah purbakala . Fosil – fosil tersebut ditemukan di daerah yang dinamakan situs Sangiran , yang berada di pinggir Sungai Bengawan Solo .

2. Benteng Van Den Bosch
Benteng Van Den Bosch dibangun pemerintahan Hindia Belanda pada tahun 1839 – 1845 dengan nama Font Van Den Bosch . Terletak di Kelurahan Pelem , Kecamatan Ngawi wisata sejarah ini mudah dijangkau dengan alat transportasi karena letak dekat dengan pusat kota Ngawi .

3. Kediaman Krt. Radjiman Wedyaningrat
Tokoh pendiri dan pemrakarsa Badan Pergerakan Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia / BPUPKI ini menghabiskan masa tuadi Dusun Paldaplang Desa Kauman Kecamatan Widodaren . Di tempat ini masih berdiri kokoh rumah peninggalan beliau . Perabot , alat-alat rumah tangga dan benda-benda pusaka masih tersimpan dan terawat dengan baik . Lokasi ini sering menjadi tempat upacara peringatan hari lahirnya Pancasila setiap tanggal 1 Juni , utamanya bagi kalangan pelajar dan mahasiswa .

4. Makam PH Kertonegoro dan Patih Ronggolono
Terletak di Sarean Dusun Blimbing Sine Kecamatan Sine makam PH Kertonegoro , dan di Desa Hargomulyo Kecamatan Ngrambe makam dari Patih Ronggolono . Kedua tokoh tersebut adalah Bupati dan Wakil Bupati Gendingan ( sebelum ada pembagian Jawa Timur dan Jawa Tengah ) . Pada hari jadi Kota Ngawi makam tersebut sering dikunjungi pejabat Kabupaten Ngawi , sehingga tempat ini menjadi lebih menarik sebagai tempat tujuan wisata sejarah .

5. Arca Banteng
Merupakan benda – benda purbakala peninggalan Kerajaan Majapahit , benda ini terletak di perkampungan penduduk di Dusun Reco Banteng Desa Wonorejo Kecamatan Kedunggalar . Sekitar 22 Km ke arah barat kota Ngawi , lokasinya mudah dijangkau dengan kendaraan roda dua atau roda empat .

6. Candi Pendem
Termasuk wisata sejarah , karena keberadaan Candi tersebut adalah bukti sejarah bahwa dahulunya di tanah Jawa agama Hindu mempunyai pengaruh yang sangat kuat . Pertama kali situs ini ditemukan oleh Belanda pada tahun 1925 , dan sebagian besar benda – benda purbakala ini dibawa ke Tretes Malang . Akhirnya ini adalah sisa –sisa peninggalan yang belum terbawa Belanda .

7. Pesanggrahan Srigati
Wisat spiritual ditawarkan obyek ini , karena diyakini penduduk setempat obyek ini adalah pusat keraton lelembut ( mahluk halus ) . Terletak di Babadan Paron , pada bulan Suro khususnya Jum`at legi tempat ini banyak dikunjungi peziarah untuk melaksanakan tirakatan / semedi dan sekaligus menyaksikan Upacara Ganti Lanse / Kelambu . Tempat ini dipercayai sebagai petilasan Raja Brawijaya .

8.Petilasan kraton Wirotho
Konon, Wirotho merupakan kerajaan purwa di tanah Jawa, atau masyarakat meyebutnya dengan istilah Wirotho Ghoib . Tempat ini ditemukan oleh Wilmiyah Kusuma Pranala salah seorang kerabat dari Keraton Mangkunegaran Surakarta . Di desa Tanjungsari Kecamatan Jogorogo tanda petilasan ini dibangun . Yang didalam nya disimpan lingga yoni . Keluarga Ratu Wirotho , Prabu Maksopati ini antara lain , Seto , Utopo , Wiratsongko , Dewi Durgandini , Dewi Roro Manis, yang dipercaya pernah tinggal di petilasan ini .

9. Pertapaan Jaka Tarub
Di Desa Widodaren Kecamatan Gerih , konon pengembaraan Jaka Tarub meninggalkan misteri di tempat ini . Bangunan yang didirikan di petilasan dianggap sebagai simbol persinggahan Jaka Tarub , juga keberadaan sendang diyakini sebagai tempat mandi sembilan bidadari . Adapun kebenaran legenda Jaka Tarub sendiri masih sulit diungkapkan . Bukan mustahil pengembaraan Jaka Tarub ke beberapa tempat selalu meninggalkan cerita .

10. Gunung Liliran
Berjarak kurang lebih 47 Km dari Kota Ngawi , di desa Ketanggung Kecamatan Sine , obyek wisata ini bisa termasuk wisata alam dan sipiritual . Pertama latar belakang pegunungan mempunyai daya tarik panorama alam yang menakjubkan . Kedua fenomena sosial yang menjadi satu agenda rutin adalah pada tanggal 1 Muharram ( 1 Suro ) banyak dikunjungi oleh oarang – orang yang mempunyai maksud dan tujuan tertentu .


Follow

Get every new post delivered to your Inbox.